Belajar Kembali Personal Branding & Grooming

Sejak menjadi blogger, entah sudah berapa kali belajar dan mengikuti khusus kelas dan materi tentang personal branding. Apalagi ketika saya juga memulai usaha kecil-kecilan, kata personal branding terasa sangat familiar diperkenalkan pada para pelaku usaha kecil, terutama yang baru memulai usaha dan belum punya brand identity yang cukup jelas.

Pada Rabu, 12 Desember 2026 lalu, bertempat di Nutrihub Jakarta, kami para Blogger dari Komunitas ISB (Indonesian Social Blogpreneur) dan beberapa media sosial enthusiast, belajar bersama tentang personal branding dan personal grooming. Ada satu hal yang pada akhirnya saya pahami yang mengubah mindset saya tentang personal branding.

Personal Branding



Materi pertama diberikan oleh mam Latifa Ramonita, M.I. Kom (IG @itadelic), biasa dipanggil mam Ita, dosen Komunikasi di LSPR (London School Public Relations). Materi mam Ita tentang Effective Communication & Digital Presence.



Kalimat sederhana "Saya adalah ________ yang membantu/berbagi __________melalui _________", terasa begitu sulit dan membuat beberapa orang menyadari dan jadi berpikir ulang "Iya juga ya, saya tuh apa? Bagaimana? Ngapain?"

Dan, lagi-lagi dari mam Ita saya memahami bahwa confidence atau kepercayaan diri itu bukan jadi si paling tahu, si paling banyak bicara, si paling sempurna, atau bahkan bukan si paling ngga nervous, No! Jadi, being confidence tuh ngga harus berisik! 

Kuncinya confidence ada di Clarity + Preparation + Presence, jelas apa yang mau disampaikan, tahu mau disampaikan kepada siapa, hadir penuh (baik offline atau online).

Personal Grooming 

Materi kedua dari Dr. Elke Alexandrina, alias mam Elke, Dosen dan Kaprodi Ilmu Komunikasi di LSPR, membawakan materi The Power of Presence, pentingnya personal grooming.


Kenapa personal grooming penting?

Personal grooming itu bentuk penghargaan terhadap diri sendiri, bagaimana orang akan menghargai kita, berawal dari personal grooming yang baik. How we look, how we speak,  how we behave, and how people feel after meeting you.


Personal branding is not about being fake, is not about pencitraan, not being someone that not you!

Komentar

Postingan Populer